MENIALUST! Jasa Design berbasis Online


Matahari terlihat sudah mulai naik ke permukaan dengan seperti biasa memaparkan cahaya hangatnya. Pagi hari ini saya kembali bersiap ke kampus untuk menjalani rutinitas kehidupan. Menjadi mahasiswa yang menuntut ilmu di ibukota bukanlah hal yang dapat dikatakan sepele, ya karena pada nyatanya bisa dilihat sendiri bahwa hiruk-pikuk ibukota tidak hanya membuat pusing para pekerja namun juga mahasiswa. Ya ngga sih? Apalagi untuk mahasiswa dalam semester yang bisa dibilang semester tua, tugas numpuk, time management mulai berantakan. Setidaknya, mungkin itu yang terjadi pada saya. Namun, saya melihat adanya perbedaan pada salah satu teman saya, seorang laki-laki berumur 21 tahun, yang dengan produktifnya memiliki bisnis cukup unik yang tentunya membuatnya menghasilkan uang sendiri. 

Aswad Bijinndan, anak kelahiran jakarta ini membuka usaha secara independent dengan nama MENIALUST. Apa sih MENIALUST ini? pada awalnya merupakan plesetan kata, dari kata minimalus yang merupakan akronim dari minimalist dan alus yang artinya bagus banget, tapi karena dirasa susah dihafal dan didengar, Aswad menggantinya dengan MENIALUST yang mana ST pada akhir kata ini merupakan kepanjangan dari sarjana teknik. Sebagai sesama mahasiswa teknik, saya dapat mengerti akan hal itu. Aswad mengatakan bahwa alih-alih bisnis, pada awalnya hal yang dilakukannya ini lebih tepat disebut freelancer. Berawal dari projek banner perpisahan lalu membuat banner yang lain dan mendapat keuntungan pertama sebesar 300rb waktu kelas 1 sma. Hal itu yang membuatnya tertarik untuk bergelut lebih lanjut di bidang media cetak. Kemudian membuat baju kelasan, dan logo yang mulai dikembangi di awal perkuliahan. Selain itu juga mulai membuka jasa design di semester 2 awal dan membuka jasa editing foto seperti WPAP dan sebagainya dengan harga 10-25 ribu per muka. 



MENIALUST ini merupakan bisnis berupa jasa design. Keunikan daripada jasa design ini adalah menawarkan harga murah dengan kualitas bagus, bebas revisi tanpa nambah harga dan mendesign secara gratis jika mencetak di MENIALUST. Tentunya pada jaman sekarang, dengan banyaknya kebutuhan mahasiswa, berbagai proker kampus yang membutuhkan design ini itu, hal-hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri dari MENIALUST untuk memikat konsumennya. 



Namun, kalau berbicara tentang bisnis tentunya kita akan dipertemukan dengan tantangan dalam menjalaninya. Menurut Aswad tantangannya dalam menjalani MENIALUST diantaranya : Pertama, setiap jasa harganya berubah atau setiap 6 bulan harga berbeda padahal list harga yang dipasarkan sudah dipatok, jadi untungnya sedikit karna berubah2 modal harga. Kedua, kadang kalo nerima design trus disaat lagi ngerjain malah stuck, membuat tidak dapat ide dan jadinya malah ngulur ngulur waktu sehingga terkadang menunggu mood dan malah menggampangi design yang mudah. Kita harus nentuin mood, kadang walaupun ada niat mau design tapi tidak mood buat design ya jadinya leha leha dikamar atau main game sambal nyari mood dan inspirasi. Dan ketiga, banyak designer yang lebih bagus dan kompeten. 

Dalam perjalanan bisnisnya ini Aswad juga bercerita bahwa dulu pernah mendapati client yang mem-block kontaknya karena sistem tidak menarik uang muka. Pada saat itu Aswad hanya terfokus pada penyelesaian konten design yang dia kerjakan sesuai dengan permintaan client. Ternyata karena terlalu percaya dan tidak pikir panjang, setelah hasil design sudah jadi dan diberikan pada client tersebut, malah ditipu. Client susah dihubungi dan bisa disimpulkan kalau Aswad sudah di-block. Agar tidak terulang kembali, setelah kejadian ini Aswad merasa bahwa sistem yang lama harus digantikan dengan penerapan sistem yang baru. 

Terkadang didapati juga client yang tidak setuju atau tidak sesuai dengan ide dan hasil designnya. Laki-laki ini bilang tentunya hal tersebut dikarenakan selera orang yang berbeda beda, dan selera designer dengan client tentunya berbeda pula, dari nyari brush, font dan sebagainya yang sesuai dengan ide sang designer,akan tetapi saat di berikan kepada client, malah tidak suka dan kurang puas sama font itu jadi mau gamau harus merubah konsep design kembali, dan client adalah konsumen, konsumen kan raja jadi harus di turuti, dan selama proses design ini harus pula mendalami selera client , walaupun designnya aneh tapi bagi client bagus, dan itulah yang terbaik dipilih. 



Dalam menjalankan bisnisnya, Aswad mendapat dukungan penuh dari orang tuanya karena dengan bisnis ini bisa meringankan beban orang tua dan juga bisa mengasah softskill-nya dikemudian hari yang bahkan dapat berpeluang untuk membuka lapangan pekerjaan. Pemasaran MENIALUST ini untuk sekarang lebih secara online, walaupun dari dulu banyak didapati pelanggan dari orang terdekat dan orang yang terpecaya, dari omongan orang-orang yang lalu minta kontak sana sini, sampai akhirnya dipercaya sama orang yang emang udah mempercayakan perihal design ini kepada Aswad sendiri. Namun untuk sekarang lebih mempromosikan bisnis secara online melalui promosi di sosial media, yang akhirnya bisnis ini, Alhamdulillah, cukup dikenal bahkan baru 2 hari akun ig MENIALUST sudah dilihat 300 orang yang semuanya itu bukan orang-orang yang sebelumnya dikenal oleh sang owner. Kemudian mulai dapat job buat feeds ig event-event tertentu, lalu bikin event jasa edit foto dan edit filter foto ala selebgram dan juga bikin promo gratis seperti edit 4 foto gratis hanya bayar 1 foto aja. Dan juga bikin cover album musik di Spotify dan cover Youtube, dan itu yang didapat dari pemasaran online,karena kalau tidak online belum tentu akan dapat kesempatan seperti itu. Dari sini kita bisa lihat betapa pentingnya media sosial masa kini. 

Pendapatan yang diperoleh terkadang tidak menentu. Kadang tidak ada kadang sekaligus 2 dalam sehari kadang juga 3 hari berturut-turut dapat desain. Untuk pendapatan yang paling besar yaitu sekitar 9 juta saat menjadi freelancer waktu SMA membuat desain baju bola se-SMA. Hasil 9 juta itu didapet dari 30% keuntungan yang didapat, walaupun itu dapat dikatakan keteteran banget tapi alhamdulilah bisa dihandle dengan baik oleh Aswad. Kalau memang lagi sepi sebulan bisa dapat 100 ribu. Namun, sebagai entrepreneur muda pendapatan yang naik turun tidak membuat Aswad untuk menyerah atau bahkan berhenti. Justru dengan adanya pengalaman seperti ini dapat memacu perkembangan dalam bisnisnya. 

Menurut Aswad, peluang daripada bisnis jasa design ini cukup besar karena adanya perubahan dari media cetak ke media digital. Pertama dapat dilihat pada hari-hari besar, hari-hari nasional, undangan pernikahan, foto preweding, musim kampanye, wisuda dan perpisahaan, dan target dari MENIALUST ini sendiri merupakan perusahaan besar untuk logo dan x banner, yang dimana perusahaan cenderung tidak mau tau harganya walau itu besar atau kecil yang penting jadi. 



Pekerjaan design ditempuh dengan kesepakatan antara owner dan client. Terkadang ada yang diselesaikan dalam waktu dua hari, ada pula yang dikerjakan dalam waktu tiga hari. Hal ini tergantung tingkat kesulitan dari design tersebut. Aswad juga memastikan kenyamanan dan kepuasan client nya agar sama sama menguntungkan. Jika design sekaligus dicetak di MENIALUST, sistem pengiriman yang dilakukan yaitu dengan cod bagi yang berjarak dekat dan kalau hari sabtu atau minggu akan diantar walaupun berjarak jauh. Kalau hari biasa dilakukan pengiriman menggunakan jasa seperti JNE. Kiriman paling jauh oleh Aswad adalah ke Jawa Tengah dan ke Tangerang. 

Sebagai sesama mahasiswa teknik industri di Universitas Pancasila ini, saya sangat mengetahui betapa banyak dan sibuknya kegiatan serta tugas-tugas yang didapat. Aswad mengatakan bahwa time management yang dia lakukan untuk mengimbangi pekerjaan dan juga perkuliahannya adalah dengan mengurangi waktu tidur. Pagi dipakai untuk kuliah kemudian siang ke sore diisi dengan menyelesaikan banyaknya tugas yang menumpuk, lalu malam untuk kepentingan organisasi, setelah semua itu pada waktu tidur yaitu pukul 11 hingga pukul 3 pagi baru digunakan untuk mendesain sekaligus mengejar deadline. Pengaturan waktu yang dilakukan oleh Aswad ini kiranya dapat menjadi contoh bagi para atau calon entrepreneur muda yang juga ingin belajar time management yang baik sembari berbisnis. 




Hal kedepannya yang ingin dicapai oleh Aswad dalam bisnisnya adalah plan jauh yaitu bikin tempat printing yang memungkinkan sekalian design bisa juga di media cetak, dan bahkan kalo emang ada job buat bikin logo, bisa pula diambil karena keuntungannya yang lumayan untuk tanda tangan kontrak bisa puluhan juta, walaupun itu hanya sebatas tulisan. 

Kesibukan dunia perkuliahan bukanlah hal yang dapat menghalangi melainkan dapat menjadi dorongan utama seseorang untuk menjadi entrepreneur. Tentunya jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship akan menjadi sangat baik jika ditumbuhkan dalam diri kita masing-masing karena dengan berwirausaha tidak hanya menguntungkan diri sendiri namun juga dapat membuka lapangan pekerjaan yang sangat amat dibutuhkan ibukota ini. Seperti yang kita ketahui bahwa kini kita berada pada generasi terkini pada era modern yang mana kita telah memasuki revolusi industri 4.0. Hal ini membuktikan bahwa kita sebagai anak muda harus lebih giat dan aktif tidak hanya pada bidang akademik namun juga dalam menggali dan meningkatkan softskill. Dengan contoh seperti Aswad, menjadi entrepreneur dapat menjadi wadah atau langkah utama kita untuk meningkatkan softskill agar dapat memanfaatkan peluang besar yang dimiliki oleh revolusi industri 4.0 masa kini. 

Berbisnis dan berwirausaha kini tak lagi menjadi hal yang ditakutkan. Jangan buat tantangan-tantangan yang ada dalam berbisnis ini menjadi hal yang kalian jadikan tolak-ukur untuk cepat menyerah. Jika kita lihat dalam bisnis yang dijalani oleh Aswad, adanya pasang surut dalam berbisnis atau berwirausaha merupakan hal biasa. Semakin banyak pengalaman akan membangun pribadi yang semakin berkembang dan kreatif dalam menghadapi suatu masalah yang nantinya akan datang dikemudian hari. Maka dari itu ayo kita berwirausaha! Peluang emas yang menguntungkan menanti kita di revolusi industri 4.0 ini. Kita bangun jiwa muda yang produktif tidak hanya dalam lingkup kampus dan komplek perumahan saja namun juga sampai jelajahi ibukota. Sebagai sesama generasi muda penerus bangsa, saya harap artikel ini akan memotivasi dan menginspirasi kalian-kalian yang ingin berwirausaha dan menjadi entrepreneur. 

#menialust


Postingan populer dari blog ini

Pemilihan Upgrade CVT Untuk Matic (Vario150) Beserta Harga, PART 1

Sociolla Online Store — dari sudut pandang gue!